6 Efek Samping Mengkonsumsi Mentimun Berlebihan

Makanan apa saja yang dimakan secara berlebih memiliki efek samping bagi kesehatan badan. Misalnya mentimun, sayur-mayur yang cukup aman untuk dimakan setiap hari dapat mengakibatkan alergi, mengganggu pembekuan darah sampai beracun, apabila dimakan berlebih.

Berikut 6 efek samping mentimun yang harus dicermati.

  1. Mendatangkan reaksi alergi

Banyak orang ternyata pernah menderita alergi pada mentimun. Bila anda salah satunya, hendaknya jauhi mentimun dalam bentuk apa saja. Beragam gejala alergi mentimun mencakup sesak nafas, pembengkakan, dan ruam kulit.

  1. Menggangu proses pembekuan darah

Mentimun memiliki kandungan vitamin K yang relatif tinggi. Saat anda mengkonsumsi mentimun dalam jumlah yang tinggi, proses pembekuan darah di dalam badan bisa terhambat akibat kandungan vitamin K yang sangat tinggi dalam badan.

Bila anda tengah mengkonsumsi obat-obatan pengencer darah seperti warfarin, sebaiknya tidak mengkonsumsi banyak mentimun. Bila perlu, berkonsultasilah kepada dokter sebelum mengkonsumsi mentimun.

  1. Mengandung senyawa yang dapat beracun

Berdasarkan sejumlah kajian, kandungan mentimun, seperti tetracylic triterpenoid dan cucurbitacin, bisa mengakibatkan efek toksin di dalam badan. Kedua senyawa inilah yang menyajikan sedikit rasa getir saat anda mengkonsumsi mentimun.

Kaum ahli malahan menerangkan kalau mengkonsumsi mentimun terlampau berlebih bisa membahayakan nyawa. Maka dari itu, batasi porsi mentimun anda dan tidak boleh berlebih dalam mengonsumsinya.

  1. Menimbulkan perut kembung

Seperti yang telah dipaparkan di atas, mentimun memiliki kandungan cucurbitacin. Senyawa ini bisa menimbulkan terganggunya sistem pencernaan, khususnya mereka yang mempunyai sistem pencernaan peka. Malahan, mengkonsumsi cucurbitacin terlampau banyak diyakini bisa mengakibatkan perut kembung.

  1. Mengakibatkan hilangnya cairan dari dalam badan

Mentimun merupakan salah satu sayur-mayur yang memiliki kandungan kadar air paling banyak. Tetapi siapa kira, dampak samping mentimun bisa menimbulkan hilangnya cairan dalam badan? Biji mentimun memiliki kandungan cucurbitin, yaitu senyawa yang mempunyai watak diuretik sehingga intensitas buang air kecil kian bertambah.

  1. Kelebihan vitamin C

Mentimun memiliki kandungan kadar vitamin C yang lumayan melimpah. Nutrisi ini memang amat perlu untuk melindungi sistem kebal badan dari penyakit, seperti pilek atau flu. Vitamin C pun adalah suatu antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas.

Tetapi, saat anda mengkonsumsi mentimun terlampau banyak, kandungan vitamin C yang berlebih itu bahkan dapat menyerang badan. Hal ini pun bisa mengakibatkan timbulnya radikal bebas yang sanggup menyebabkan datangnya penyakit.