4 Bahaya Mengkonsumsi Durian Berlebihan

Untuk penyuka durian pasti tidak melupakan lezatnya buah berduri ini ketika musimnya datang. Walaupun durian kaya nutrisi, bahaya mengkonsumsi durian bila berlebihan pun mesti dicermati, terutama untuk Anda yang mempunyai riwayat penyakit khusus.

Kandungan nutrisi pada durian tergolong komplit, antara lain mineral, vitamin, karbohidrat, protein, dan lemak sehat. Sementara itu kandungan yang lain meliputi vitamin C, seng, natrium, kalium, fosfor, magnesium, zat besi, kalsium dan yang lain.

Buah durian banyak mengandung lemak sehat yang baik untuk kesehatan jantung. Tidak hanya itu, durian pun bisa menunjang memulihkan suasana hati dan mutu tidur Anda. Vitamin C pada durian menambah stamina badan, sedangkan kadar kaliumnya bisa menunjang mengontrol tekanan darah. Tingginya kandungan serat pada durian berguna untuk kesehatan pencernaan dan kandungan vitamin B-nya menunjang dalam penyerapan nutrisi makanan. Tetapi untuk orang dengan sejarah penyakit khusus dan pemilik gaya hidup tak sehat mengonsumsi durian bisa menimbulkan dampak kurang baik terhadap kesehatan.

Berikut ialah bahaya mengkonsumsi durian berlebihan atau terlampau banyak.

  1. Menimbulkan kegemukan

Meski tak mempunyai muatan kolesterol membahayakan, durian mempunyai jumlah kalori yang amat tinggi. Durian kecil berdimensi kurang lebih 600 gr mempunyai 885 kalori. Jumlah itu telah mencukupi seputar 44 persen dari keperluan kalori setiap hari orang dewasa sebanyak 2000 kalori setiap hari. Maka dari itu, mengkonsumsi durian berlebihan yang tak diimbangi dengan gaya hidup sehat dan aktif, bisa menimbulkan kegemukan, menambah resiko beberapa penyakit, seperti diabetes mellitus, jantung, dan stroke.

  1. Kandungan gula tinggi

Bukan cuma kalorinya saja yang tinggi, muatan gula pada buah durian pun termasuk tinggi. Untuk pengidap diabetes mellitus, mengkonsumsi durian lebih dari 2 biji mampu meningkatkan kandungan gula darah dan menimbulkan tanda diabetes mellitus, seperti penglihatan kabur dan mual.

  1. Sensasi panas

Mengkonsumsi durian pun mampu menimbulkan sensasi panas di dalam badan. Untuk beberapa orang, hal ini pun bisa memunculkan tanda-tanda yang menjadikan tak menyenangkan, seperti radang tenggorokan, sariawan, konstipasi, dan kenaikan dahak.

  1. Masalah kesehatan ketika disantap dengan alkohol

Pada buah durian ada senyawa sulfur yang bisa melambatkan metabolisme alkohol sehingga menambah kandungan alkohol dalam darah yang menjadikan kondisi mabuk berat. Muatan gula dan kalori tinggi pada keduanya mampu menyebabkan hati beroperasi lebih keras sehingga menimbulkan dampak berbentuk kembung, masalah pencernaan, dan mabuk berat yang lebih kurang baik dari umumnya.

Untuk menjauhi bahaya makan durian, maka hendaknya batasi minum durian supaya tak berlebihan. Imbangi pun dengan gaya tinggal sehat dan aktif. Bila Anda pengidap diabetes mellitus, hendaknya tidak boleh menghabiskan lebih dari 2 biji durian. Tidak hanya itu, periksa senantiasa kandungan gula darah secara teratur, terutama sesudah minum durian.

Untuk menghentikan rasa panas dari durian, mampu dibantu dengan minuman yang berkarakter ‘dingin’, seperti teh hijau, air kelapa, dan teh mint. Jauhi mengkonsumsi durian bersama-sama dengan maupun bersebelahan saatnya dengan alkohol.