Gelar Top Scorer Melayang, Ronaldo Gagal Jadi Orang Langka di Dunia

Cristiano Ronaldo, mahabintang Juventus, batal memperoleh julukan orang langka sesudah kandas mencapai gelar capocannoniere atau top scorer Liga Italia masa 2019-2020.

Cristiano Ronaldo absen ketika Juventus tersungkur 1-3 dari AS Roma dalam laga pekan ke-38 di Allianz Stadium, Sabtu 1 Agustus 2020 atau Minggu dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB).

Ronaldo diberi waktu istirahat atau cuti sesudah Si Nyonya Tua telah menyegel gelar jawara. Karena tidak main dalam laga pemungkas, CR7 mesti puas finis di urutan kedua daftar top scorer liga.

Ronaldo mengumpulkan 31 poin, kalah 5 buah dari Ciro Immobile yang keluar sebagai capocannoniere. Kenyataan itu sekalian memusnahkan harapan Ronaldo buat memecahkan rekor sebagai pemain pertama yang jadi top scorer di 3 liga top Eropa. Ronaldo pernah menjadi raja gol di Liga Inggris dan Liga Spanyol sebelum ia mengenakan seragam Juventus.

Selama ini cuma Ruud van Nistelrooy dan Luis Suarez yang pernah jadi top scorer di 3 liga Eropa beda yakni Liga Belanda, Liga Inggris, dan Liga Spanyol.  Tetapi, Liga Belanda tidak masuk salah satu dari 5 liga top Eropa.

Tanpa Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala, Juventus menutup Liga Italia masa 2019-2020 dengan kekalahan.

Juventus jatuh 1-3 ketika menjamu AS Roma di Allianz Stadium dalam laga pekan ke-38 atau pemungkas pada Sabtu, 1 Agustus 2020. Si Nyonya Tua keok karena 2 gol Diego Perotti dan satu dari Nikola Kalinic. Ada juga satu-satunya gol tim tuan rumah lahir lewat Gonzalo Higuain.

Dalam laga ini Juventus mengistirahatkan pemain-pemain andalannya, termasuk Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo. Bianconeri lebih banyak menurunkan para pemain muda karena ia telah menyegel gelar kampiun. Ronaldo dan Dybala cuma melihat rekan-rekannya dari bangku penonton.

Ketiadaan Ronaldo-Dybala berefek pada tumpulnya lini depan Juventus. Juventus menyudahi masa ini dengan koleksi 83 poin, unggul satu angka atas Inter Milan sebagai runner-up.  Sedangkan itu, Roma berhak atas tiket Liga Europa sesudah finis di kedudukan kelima dengan 70 poin.