Mengenal Lebih Jauh 7 Manfaat Brussel Sprout, Kol Mini yang Kaya Vitamin K

Ayo kita mengetahui lebih jauh kandungan gizi dan manfaat brussel sprout. Brussel sprout atau dikenal juga dengan sebutan kol mini ini merupakan sayuran yang masuk ke dalam golongan keluarga Cruciferae atau Brassicaceae. Sayuran mini kehijauan itu pun masih bersaudara dekat dengan sebagian jenis sayuran cruciferous seperti kale, kubis, brokoli, dan bunga kol.

Bagaimana dengan muatan gizinya? Dalam tiap-tiap 78 gr brussel sprout memiliki kandungan 81% vitamin C, 137% vitamin K, 2 gr serat, 6 gr karbohidrat, 2 gr protein, 28 kalori dan nutrisi yang lain seperti vitamin B1, vitamin B6, fosfor, magnesium, zat besi, dan kalium. Dengan berbagai muatan gizi itu, brussel sprout sanggup memperkuat kekebalan, menyehatkan jantung, tulang, dan pencernaan.

Berikut beberapa manfaat brussel sprout bagi kesehatan tubuh.

  1. Tinggi dengan vitamin K

Di dalam tiap-tiap 78 gr brussel sprout dapat memenuhi keperluan harian dasar tubuh akan vitamin K, yaitu sampai 137%. Vitamin K berfungsi utama buat kemampuan tubuh, seperti berfungsi dalam pembekuan darah buat mengakhiri perdarahan. Mencukupkan keperluan vitamin K pun memiliki potensi guna melindungi kesehatan tulang, termasuk menghindari timbulnya osteoporosis.

  1. Banyak mengandung vitamin C

Vitamin lain yang tinggi kandungannya dalam brussel sprout ialah vitamin C. Tidak hanya mengembalikan dan menjaga jaringan tubuh, vitamin C berguna mencegah radikal bebas, mendorong pembuatan kolagen, memperkuat sistem kebal, dan memaksimalkan penyerapan zat besi.

  1. Menghindari kerusakan sel

Bruseel sprout pun banyak mengandung antioksidan yang berfungsi mengontrol radikal bebas dan menurunkan stress oksidatif. Bila tidak terkontrol, stress oksidatif bisa mengganggu sel dan menyulut berbagai penyakit kronis. Salah satu zat antioksidan dalam brussel sprout ialah kaempferol yang memiliki potensi buat menghambat perkembangan sel kanker, menghentikan peradangan, dan membuat sehat jantung.

  1. Memiliki potensi untuk menghambat kanker

Zat antioksidan yang terdapat dalam kubis brussel memiliki potensi buat menurunkan resiko kanker khusus. Dalam sebuah penelitian yang dilansir dalam Molecular Nutrition and Food Research, disebutkan kalau sayuran ini bisa menangkal karsinogen penyebab kanker dan menghindari kerusakan oksidatif terhadap sel.

Muatan di dalam brussel sprout pun memiliki potensi buat menambah enzim penetralan toksin dalam tubuh sehingga dihubungkan dengan pengurangan resiko kanker kolorektal. Penelitian lanjutan dibutuhkan guna memperkuat penemuan ini.

  1. Menyehatkan sistem pencernaan

Brussel sprout tergolong sayuran berserat tinggi. Untuk tiap-tiap 78 gr sayuran ini, asupan serat harian akan tercukupi sampai 8%. Sebagaimana diketahui, serat menunjang menanggulangi  konstipasi atau sembelit. Nutrisi tumbuhan ini pun menyehatkan sistem pencernaan sebab menstimulasi perkembangan bakteri di usus.

  1. Mengontrol gula darah

Sayuran yang memiliki ukuran mini ini pun dapat mengendalikan gula darah sehingga memiliki potensi mengurangi resiko diabetes mellitus. Manfaat kubis brussel ini dipercaya didukung oleh muatan seratnya yang menunjang melambatkan penyerapan gula ke dalam aliran darah. Kandungan asam alfa-lipoat dalam kol mini ini pun dikabarkan menambah efisiensi aktifitas insulin guna mengurangi gula darah.

  1. Memiliki potensi buat kurangi peradangan

Brussel sprout dikabarkan bersifat anti peradangan. Sebuah studi yang diterbitkan pada 2014 mengatakan, sayuran cruciferous bisa mengurangi indikator peradangan di dalam darah. Tinginya kandungan antioksidan di dalam kubis brussel menunjang mengontrol radikal bebas, salah satu bibit peradangan di tubuh.

Peradangan atau inflamasi adalah tanggapan sistem kebal yang wajar. Cuma saja, bila tanggapan itu condong kronis dan tidak terkontrol, peradangan bisa menyulut penyakit kronis tergolong kanker, diabetes mellitus, dan penyakit jantung.